Perlu diketahui sebelumnya pada saat pertamakali saya mengajukan situs www.pajak.go.id ini tampilannya berbeda dengan yang sekarang, web milik direktorat pajak ini telah mengalami revisi dan banyak berubah. Sangat disayangkan saya tidak dapat menampilkan bagaimana perubahan tersebut, karena dulu saya tidak mengambil screenshoot-nya.

Walaupun telah mengalami perubahan, jika diteliti web pajak ini masih memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut menjadikan website ini kurang usable di beberapa bagian, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti navigasi menu yang kaku, kurang baiknya desain penyajian konten, ketidakonsistenan desain, bahasa, dan kurangnya alignment control.

Demikian pembahasan Web usability situs www.pajak.go.id. Pembahasan ini dilakukan untuk memenuhi  Tugas Akhir Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer, Ilmu Komputer, IPB . Kepada pihak situs web yang bersangkutan, saya memohon maaf apabila ada kata yang tidak berkenan.

Wassalam

-Fani Valerina (G6070057)-

Kembali lagi bersama saya Fani Valerina dalam pembahasan web usability pajak.go.id..hehe..^_^

Sekarang saya akan mencoba memperlihatkan beberapa fasilitas search yang ada pada web pajak. Yang pertama adalah fasilitas search pada menu kurs pajak yang pernah dibahas pada Web Usability.Penyajian Kurs (4), berikut potongan gambarnya :

Jika dilihat pertamakali user akan bingung melihatnya. Mulai dilihat dari kata petunjuk disamping nya “Lihat kurs pajak tanggal” , jadi apa yang harus di isi dalam combo boxes ? Apakah mata uang dan tanggal? Apa nilai kurs dan tanggal? Atau tanggal saja? Ternyata user akan tahu setelah meng-klik combo boxes tersebut yang akan di isi mulai dari tanggal, bulan, dan tahun.

Sebaiknya penempatan kata-kata “Lihat kurs pajak” berada di atas combo boxes tersebut, dan kata “tanggal” tetap berada di samping combo boxes. Akan lebih baik lagi jika di dalam boxes dituliskan keterangan seperti : hari, bulan, tahun atau Day, Month, Years.

Yang kedua adalah fasilitas search yang ada pada menu pajak-pencarian pajak :

Seperti yang dilihat pada gambar, kurangnya alignment control pada fasilitas search ini yang akan mengarahkan mata manusia. Pada pencarian tersebut mata pengguna akan diarahkan dari kiri atas, kiri bawah, kanan atas, kemudian kembali lagi ke kiri bawah. Ada baiknya jika tombol cari terletak di kanan bawah form setelah jenis peraturan, atau peletakan jenis peraturan dipindah menjadi di bawah tahun terbit.

Berbeda dengan fasilitas search pada menu download yang terlihat lebih baik seperti gambar berikut

Alignment control pada fasilitas ini sudah baik, tetapi pada fasilitas ini saya menemukan ketidakonsistenan bahasa yang ada di dalam web.

Masih tentang website direktorat pajak, kali ini saya akan memasuki pembahasan pada menu kurs pajak. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membangun web yang usable adalah penyajian suatu konten yang baik. Bagaimana maksudnya menyajikan konten dengan baik, yaitu dengan memperhatikan pembuatan desain dari segi faktor manusia (penggunanya). seperti kasus dibawah ini :

Gambar diatas adalah konten dari menu kurs pajak yang menampilkan besarnya kurs pajak mata uang negara-negara lain dalam rupiah. Tidak semua pengguna dapat membaca kurs pajak tersebut dengan baik, terutama bagi pengguna yang penglihatannya kurang. Pengguna harus menggunakan penunjuk untuk memasangkan antara nama matauang (kiri) dengan nilai rupiah-nya (kanan).

Mata manusia lebih mudah melihat suatu hal yang berdekatan dan sudah tergrup dengan baik. Pengguanaan tabel dalam penyajian kurs pajak ini akan lebih baik, karena mata pengguna menjadi lebih terarah dan memudahakan dalam pembacaannya.

Sedikit mengomentari content yang ada pada home web direktorat pajak, yaitu content seputar pajak yang berisi artikel-artikel tentang perpajakan.

Content ini terlihat ganjil karena artikel-artikel terbagi di dua menu pilihan yang berbeda. Pada menu pilihan pertama (sebelah kiri) pengguna dapat memilih artikel dengan meng-klik tombol pilihan 1,2,3 atau tombol next dan previous. Tombol pilihan hanya terbatas pada artikel ke 3, artikel ke 4,5,6… selanjutnya dapat di akses pengguna pada menu pilihan sebelah kanan yang sangat berbeda tampilannya. Hal ini menjadikan ketidakonsistenan desain pada content seputar pajak yang dapat membingungkan pengguna.

Ini adalah lanjutan dari postingan Web Usability Pajak sebelumnya. Pada postingan  ini saya akan membahas usability web direktorat pajak dari segi navigasinya. Pada saat pertamakali memasuki web dan ingin memilih menu saya mengalami kesulitan dan sedikit bingung, kenapa? Kita lihat gambar fasilitas menu pada web pajak berikut.

Gambar diatas adalah gambar pada saat saya mengarahkan mouse ke menu Profil, ketika itu saya mencoba meng-klik profil tersebut yang ternyata tidak menimbulkan respon apapun. Ternyata tanpa disadari menu yang berada dibawah yaitu visi misi dan organisasi adalah submenu dari profil. Hal itu tidak disadari karena submenu tersebut lebih terlihat sebagai bagian dari menu informasi, sebaiknya kemunculan submenu lebih diarahkan lagi.

Yang kedua kesulitan yang dialami dalam mengakses menu terlihat pada gambar dibawah ini:

Submenu yang panjang kesamping dapat membuat pengguna kesulitan mengarahkan pilihannya. Kesulitan yang saya alami ketika memilih menu informasi dan ingin mengakses menu norma, pointer harus diarahkan pelan-pelan kesamping, jika pointer saya tidak sengaja keluar dari daerah submenu maka submenu akan hilang dan saya harus kembali kelangkah awal.

Solusi dari dari kedua masalah tersebut sebaiknya menggunakan drop down list agar pembagian submenu dapat terlihat dengan jelas dan pemilihan menu dapat dilakukan dengan mudah.

User Interface adalah penghubung antara suatu sistem dengan penggunanya, juga merupakan hal pertama yang dilihat oleh pengguna. Interface harus dapat memberi kesan pertama yang baik pada pengguna. Dengan menggunakan interface yang baik maka kinerja pengguna akan meningkat karena interface-lah yang mengarahkan pengguna untuk mencapai tujuannya. Oleh karena itu interface harus dirancang agar memenuhi prinsip usability (kegunaan). Menurut Jacob Nielsen, usability adalah kualitas yang menilai tingkat kemudahan user interface untuk digunakan.

Berikut ini adalah interface dari suatu web www.pajak.go.id milik Direktorat Jendral Pajak Mentri Keuangan RI yang akan di telusuri usability-nya

Home

Pembahasan lebih lanjut liat di postingan selanjutnya ya…..^_^